KAPULAGA

PROFIL KOMUNITAS KAPULAGA KABUPATEN BIREUEN

INFORMASI UMUM

Nama Komunitas          : KAPULAGA

Alamat                         : Jl. Mesjid Raya, Dusun Tgk Disamalanga. Desa. Kandang. Kecamatan. Samalanga

Penanggung Jawab       : KHAIRUMAN

Jabatan                         : Ketua Komunitas

No.Kontak                    : HP. 085296235252

Email                    : kapulaga.slg@gmail.com

Legalitas                      : SK Menkumham Tentang Pendirian Yayasan Aceh Green Conservation Nomor AHU-0007672.AH.01.04.tahun 2017 dan SK Yayasan Aceh Green Conservation tentang pembentukan komunitas dan Penetapan Personalia Kapulaga, Nomor 003/SK-Pembina/Y-AGC/XII/2023

 

Sejarah Lahirnya Komunitas

Komunitas Kapulaga sejarah awal lahirnya berawal dari aksi-aksi swadaya pemuda dan pemudi di Kacamatan Samalanga Kabupaten  Bireuen Aceh yang difasilitasi oleh Yayasan Aceh Green Conservation (Y-AGC) yang terpusat dikota Juang Bireuen, aksi-aksi tersebut terlaksana dengan baik yaitu pada tanggal 21 Februari 2021 melakukan Pembersihan bibir pantai dan penanaman tanaman cemara laut di Desa Tanjong Baro Kecamatan Samalanga, tanggal 21 Februari 2022 melakukan Pembersihan aliran Sungai Batee Iliek tempat di Gampong Pante Rheng Kecamatan Samalanga, tanggal 21 Oktober 2023 melakukan Pembersihan kawasan wisata Batee Iliek Kecamatan Samalanga dan pada tanggal 28 Oktober 2023. melakukan Penanaman pohon cemara lauat dan magrove lainnya di kawasan bibir pantai desa Tanjong Baro sampai dengan Pineung Siribee, Kecamatan Samalanga.

Aksi-aksi swadaya tersebut berhasil dilakukan dengan berkolabrasi berbagai elemen masyarakat di samalanga terutama pemerintah Desa, Pengurus Pansantren yang ada di Samalanga dan para pelajar berserta guru-guru yang ada disamalanga, antusiasme masyarakat dalam aksi-aksi nyata perlindungan tersebut telah menjadikan kota samalanga yang merupakan kota paling ujung dikabupaten Bireuen menjadi Kota yang peduli terhadap kebersihan dan kota yang peduli terhadap lingkungan, sehingga kota samalanga yang dijuluki sebagai “Kota Santri” menjadi kota yang paling banyak dikunjungi oleh banyak orang baik dari Provinsi Aceh maupun diluar Aceh.

Dengan berbagai perubahan yang terjadi di samalanga, maka harus ada satu wadah komunitas yang selalu memantau dan mengorganisir masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan terutama lahan basah dan sungai, dikarenakan kota samalanga merupakan kota yang dibelah oleh Sungai Batee Iliek yang sangat rentan terhadap pencemaran air sungai akibat sampah, dan juga samalanga merupakan kecamatan yang sebahagian wilayahnya lahan basah yang dijadikan tambak udang dan ikan serta wilayah pantai yang sangat luas sebagai pusat ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten  Bireuen dan Kabupaten Pidie Jaya.

Maka atas dasar tersebut pada tanggal 28 Oktober 2023, selesai rapat evaluasi kegiatan aksi bersih sungai Batee Iliek dan Kota samalanga serta dalam rangka renungan hari sumpah Pemuda Republik Indonesia, Yayasan Aceh Green Conservation (Y-AGC) bersama masyarakat Aksi lingkungan Kecamatan Samalanga mendeklarasikan satu wadah Komunitas Komunitas Peduli Lahan Basah dan Sungai atau disingkat dengan “KAPULAGA” dengan harapan akan menjadi motor penggerak berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam melahirkan aksi-aksi nyata dalam perlindungan lahan basah dan sungai dikecamatan-kecamatan lainnya di kabupaten Bireuen Khususnya dan Provinsi Aceh umumnya.

Visi dan Misi

Visi:

Terwujudnya kepedulian masyarakat terhadap perlindungan sungai dan lahan basah sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Misi:

  1. Berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan aksi-aksi nyata perlindungan sungai dan lahan basah.
  2. Mendorong dan memfasilitasi masyarakat sekitar sungai, lahan basah dan pantai untuk turut serta dalam melaksanakan kegiatan pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan kususnya di wilayah kecamatan Samalanga, Bireuen dan Aceh umumnya.
  3. Melakukan Penyadaran warga masyarakat sekitar sungai dan kawasan pantai untuk bertanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai sumber penghidupan secara berkelanjutan.
  4. Mendorong pemerintah Desa yang ada Lahan Basah dan sungai untuk mengalikoasikan Dana Desa dalam pelestaraian suanhai dan lahan Basah untuk penghidupan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
  5. Mengadvokasikan dukungan para pihak dalam mendukung program-program pelestraian lahan basah dan sungai dengan skema Jasa Ekosistem.

Program Kerja

Untuk mencapai visi dan misi, komunitas Kapulaga memiliki program kerja sebagai berikut:

  1. Aksi-aksi nyata. Bersama masyarakat sekitar sungai, lahan basah dan pantai melakukan kegaitan secara berkala dan swadaya dalam penanaman dan pawarawatan  mangrove serta  kegiatan pelestarian lingkungan hidup lainnya di wilayah Kecamatan Samalanga Khususnya, Bireuen dan Aceh umumnya.
  2. Mendorong pemerintah Desa yang ada Lahan Basah dan sungai untuk mengalikoasikan Dana Desa dalam pelestaraian suanhai dan lahan Basah untuk penghidupan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
  3. Sosialisasi dan palatihan. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar sungai dan pantai tentang gerakan peduli dan berbudaya lingkungan berkelanjutan.
  4. Kampanye Mitigasi Perubahan Iklim. Melaksanakan kampanye Mitigasi Perubahan Iklim, seperti gerakan menanam dan menjaga mangrove untuk sebagai penyimpan karbon biru yang efektif.
  5. Pelatihan dan edukasi masyarakat. Melakukan berbagai pelatihan-pelatihan untuk penghidupan secara berkelanjutan yang seimbangan dengan pendapatan ekonomi dan perlindungan ekologi bagi pelajar dan masyarakat umum.
  6. Advokasi Pemerintah Desa. Mengadvokasikan adanya dana desa yang dialokasikan dalam pelestarian sungai dan lahan Basah untuk penghidupan ekonomi masyarakat Desa secara berkelanjutan.
  7. Kolaborasi dan Kemitraan. Bekerjasama dengan lembaga pemerintah, NGO, media dan komunitas lain untuk memperluas jaringan kampanye lingkungan berkelanjutan.
  8. Patroli berkala. Melakukan patroli secara bekala dalam kawasan kecamatan samalanga dan sekitarnya dalam memantau upaya-upaya perusakan Kawasan hutan, sumber air dan mangrove oleh oknum-okum tertentu.

Struktur Komunitas

Pembina:

  1. Waled Nurzahri (Pimpinan Pondok Pasantren Ummul Aiman Samalanga)
  2. Pimpinan Yayasan Aceh Green Conservation (Y-AGC)
  3. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bireuen
  4. Kepala Dinas Pangan, Perikanan dan Kelautan, Kabupaten Bireuen. 

Pengurus Inti: 

  1. Ketua             : Khairuman
  2. Sekretaris                         : Jazuli
  3. Bendahara                                     : Irwandi Saputra
  4. Kabid Penggalangan Aksi             : Eni Safrida
  5. Kabid Pemantauan dan Media : Novysa Basri

Penutup

Demikianlah Profile singkat ini kami buat sebagai bahan pertimbangan kepada para pihak dalam berkolaborasi dengan Komunitas Kapulga untuk pelestraian lahan basah dan sungai di Kecamatan samalaga Khusunya, Biereun dan Aceh umumnya.